Berapa Lama Sebaiknya Menjemur Bayi?

Jangan sampai Anda keliru saat menjemur bayi. Jika tidak tahu cara yang aman, aktivitas tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Tahukah Anda, ternyata menjemur bayi langsung di bawah sinar matahari sebenarnya tidak dianjurkan. Ini karena roduksi melanin pada kulit bayi masih rendah. Selain itu, paparan sinar matahari berlebih dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Berapa Lama Sebaiknya Menjemur Bayi?

Di sisi lain, sinar matahari juga dibutuhkan untuk pembentukan vitamin D dan metabolisme bilirubin (terutama pada bayi yang mengalami kuning). Jadi, perhatikan beberapa hal berikut untuk memastikan intensitas matahari yang aman serta waktu paling tepat untuk menjemur bayi.

  • Sinar matahari yang dibutuhkan tubuh untuk membantu produksi vitamin D nyatanya tidak terlalu banyak. Kulit cerah cukup mendapatkan paparan sinar matahari sekitar 10 menit sehari. Kulit gelap butuh paparan sinar matahari sedikit lebih lama dari 10 menit.

  • Hindari menjemur bayi di antara pukul 10 pagi hingga 2 siang. Intensitas sinar UV pada jam-jam tersebut tergolong berlebihan.

  • Bayi tidak perlu dijemur langsung di bawah terik matahari. Sinar UV tetap ada meski cuaca sedang mendung atau berawan. Menjemur bayi sembari berteduh di bawah pohon atau di dekat jendela terbuka sudah cukup untuk mendapatkan sinar matahari.

  • Tujuan menjemur bayi adalah mendapatkan sinar matahari. Karena itu, bayi tidak perlu memakai SPF lotion–terutama bayi usia kurang dari 6 bulan.

  • 5
    Berikut adalah rekomendasi penggunaan SPF lotion pada bayi:

    Kulit bayi masih sangat sensitif terhadap SPF lotion. Sebelum berusia 6 bulan, lindungi kulit bayi dengan penutup dan pakaian memadai. Menggunakan kereta bayi (stroller) dengan penutup juga sangat disarankan.

  • Setelah usia 6 bulan, bayi dapat mulai menggunakan SPF lotion. Pilih SPF lotion fisik atau chemical-free yang memiliki bahan aktif titanium oksida dan/atau zink oksida. SPF lotion untuk bayi juga sebaiknya fragrance-free, broad-spectrum, dan memiliki SPF minimal 30.

  • Sebelum memakaikan SPF lotion pada kulit bayi, sebaiknya Anda melakukan tes alergi dengan mengoleskannya sedikit pada lengan. Bila timbul tanda iritasi atau kemerahan, segera hentikan penggunaan produk tersebut.

  • Oleskan SPF lotion secara tebal. Tidak hanya pada wajah bayi, tapi juga tangan, kaki, sekitar telinga, dan tengkuk.

  • Jangan lupa untuk kembali mengoleskan SPF lotion setiap beberapa jam.

  • Anda bisa memilih SPF lotion khusus untuk anak, tapi tidak perlu terlalu memaksakan bila kesulitan menemukan produk tersebut. Formula SPF lotion untuk anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan untuk orang dewasa.

Ungkapan “more is better” mungkin tidak berlaku jika berhubungan dengan paparan sinar matahari pada kulit. Jadi, sudah saatnya Anda lebih cermat melindungi bayi dari paparan sinar matahari berlebihan.



Tips dari Vaseline


Oleskan Vaseline Healthy Sunblock SPF 30 sebelum menjemur bayi Anda. Jangan lupa aplikasikan kembali SPF lotion setiap beberapa jika Anda membawa bayi untuk beraktivitas di luar ruangan. Broad Spectrum Sunscreen PA++, Yogurt Protein, dan Aloe Vera Extract dalam Vaseline Healthy Sunblock akan membantu melindungi kulit bayi Anda dan membuatnya lebih sehat.



Ditulis oleh:
dr Meliawati SpKK
Anggota Redaksi Medis


Cari tahu lebih banyak tentang tips dan fakta kulit sehat di halaman Kesehatan Kulit. >