Perawatan Kulit untuk Ibu dan Bayi

Kenapa perawatan kulit sangat penting bagi ibu dan bayi? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Terkadang perawatan kulit tidak menjadi prioritas setelah melahirkan. Kesibukan setelah melahirkan memang kerap menyita waktu. Kebutuhan bayi yang baru lahir sangat banyak dan tak terduga. Kelelahan fisik dan psikis yang dialami saat merawat bayi akan terlihat pada kulit, terutama pada bagian wajah.

 Baca :Cara Merawat Bayi Baru Lahir Dan Masalah Kulit Yang Kerap Terjadi

Hal ini turut diperparah dengan perubahan hormonal yang dapat menimbulkan perubahan kondisi kulit. Kondisi kulit bayi yang baru lahir biasanya masih sensitif dan butuh perawatan khusus. Jadi, apa saja perawatan kulit yang dibutuhkan ibu dan bayi?

Perawatan Kulit untuk Ibu dan Bayi

Perawatan Kulit Ibu

Sebagai ibu baru, usahakan Anda selalu meluangkan waktu untuk melakukan perawatan kulit dasar setelah melahirkan. Sesibuk apa pun aktivitas Anda, kebiasaan mencuci wajah tetap harus menjadi prioritas.


Jika memiliki jenis kulit kering, sebaiknya Anda memilih pembersih wajah yang tidak mengandung banyak busa. Intensitas mencuci wajah dapat dilakukan dua kali sehari. Jangan lupa gunakan pelembap setelah mencuci wajah.


Pilihlah pembersih wajah yang lembut, oil-free, dan tidak bersifat abrasif jika Anda yang memiliki kulit berminyak atau berjerawat. Bersihkan kulit wajah secara teratur dua hingga tiga kali sehari.


Membersihkan kulit terlalu sering bisa merangsang produksi kelenjar minyak berlebih. Selain itu, pilihlah produk pelembap dengan label non-comedogenic supaya tidak memperparah kondisi kulit.


Beberapa zat kimia dalam produk perawatan kulit, seperti asam retinoat dan hidrokuinon, wajib dihindari selama hamil. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan produk perawatan sesuai dengan kondisi kulit Anda.


Perawatan Kulit Bayi


Kulit bayi masih sangat lembut dan sensitif. Gunakan prinsip less is more saat memilih produk perawatan bayi. Pilihlah produk tanpa kandungan pewarna, pengawet, atau pengharum yang terlalu menyengat.


Batasi waktu mandi bayi hanya sekitar 3-5 menit dan hindari kontak terlalu lama dengan air sabun. Jangan lupa oleskan pelembap segera setelah mandi. Intensitas pemakaian pelembap dapat ditingkatkan bila kulit bayi cenderung kering atau saat cuaca dingin.


Perhatikan juga penggunaan popok bayi. Segera ganti popok yang sudah basah basah atau minimal setiap 4-6 jam sekali. Saat mengganti popok, sebaiknya bersihkan bagian bokong bayi dengan kain basah. Hindari membersihkan bagian bokong bayi dengan tisu basah atau pembersih yang mengandung alkohol. Bokong bayi dan alat kelamin juga harus diangin-anginkan sesaat agar kulit tetap bisa “bernapas”.

    Tips dari Vaseline

     

    Selalu gunakan Vaseline Intensive Care Advanced Strength untuk menjaga kelembapan kulit Anda dan bayi. Lotion ini telah terbukti secara klinis dapat memperbaiki kulit kering dalam lima hari. Formula lotion ini juga cepat meresap dan membantu perbaikan kulit dari dalam tanpa meninggalkan rasa lengket. Jika Anda memahami prinsip-prinsipnya dengan baik, perawatan kulit Anda dan bayi tidak sulit, kan? Selamat menikmati masa-masa indah bersama si kecil!

     

    Ditulis oleh:
    dr Meliawati SpKK
    Anggota Redaksi Medis



    Cari tahu lebih banyak tentang tips dan fakta kulit sehat di halaman Kesehatan Kulit. >