Perawatan Kulit Setelah Melahirkan

Flek hitam dan jerawat kerap timbul di wajah setelah melahirkan. Demikian pula dengan stretch marks yang mengganggu. Yuk, ikuti kiat berikut ini untuk mengatasinya.

Pada masa setelah melahirkan, wanita yang baru menjadi ibu kerap merasa kelelahan baik secara psikis maupun fisik. Hal ini turut diperparah dengan perubahan hormonal pada tubuh. Salah satu bagian tubuh yang mengalami dampak terbesar dari perubahan tersebut adalah kulit.

 

Kulit bisa mengalami berbagai gangguan berupa flek (melasma), stretch marks, jerawat, dan kering bersisik. Karena itu, perawatan kulit semakin penting untuk dilakukan.

Perawatan Kulit Setelah Melahirkan

Melasma

Melasma merupakan bercak cokelat atau cokelat-kehitaman di kulit wajah yang sering ditemukan pada wanita hamil. Kondisi kulit ini terjadi akibat peningkatan pigmen yang disebabkan berbagai faktor, antara lain paparan sinar ultraviolet (UV), faktor genetik, dan hormonal.

Keseimbangan hormonal akan kembali seperti semula setelah melahirkan. Namun, sebaiknya Anda tetap melakukan perawatan kulit untuk meminimalkan risiko. Salah satu cara adalah menghindari sinar matahari dan selalu gunakan SPF lotion dengan kandungan SPF 24. Jangan lupa juga untuk mengulangi penggunaan tabir surya bila kerap melakukan aktivitas di luar ruangan.

Stretch Marks

Coba perhatikan kulit di area sekitar payudara, perut, pinggul, atau paha setelah melahirkan. Gurat-gurat merah keunguan atau putih pucat biasanya muncul di area ini. Tenang, karena Anda tidak mengalaminya sendirian. Kebanyakan wanita memang mengalami kondisi tersebut setelah melahirkan. Guratan yang dikenal dengan sebutan stretch marks tersebut biasanya terjadi karena perubahan hormonal atau kulit terlalu kering. Elastisitas kulit berkurang seiring bertambahnya ukuran tubuh akibat kehamilan.

Pada dasarnya, stretch marks tidak bisa hilang sempurna. Namun, seiring waktu warnanya akan semakin memudar dan lebih samar. Bila keberadaan stretch marks sangat mengganggu, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan informasi terapi yang tepat.

Kering Vs Berminyak

Perubahan hormonal yang terjad pada kulit setelah melahirkan juga dapat membuat kulit lebih kering atau justru sangat berminyak. Bagi Anda yang kulitnya menjadi lebih kering, sebaiknya segera gunakan pembersih yang lembut dan pelembap secara teratur setelah mandi. Bila kulit Anda sangat sensitif, Anda wajib menggunakan pelembap yang tidak mengandung pengharum, pengawet, ataupun pewarna.

Untuk kulit yang menjadi berminyak atau bahkan berjerawat, Anda dapat menggunakan pembersih yang lembut, oil-free, dan tidak bersifat abrasif. Jika kulit Anda sangat berminyak, perhatikan pula frekuensi mencuci rambut. Sebaiknya cuci rambut setiap hari agar minyak dan kotoran rambut tidak memperparah kondisi kulit wajah.

Bersihkan kulit secara teratur sebanyak dua atau tiga kali sehari. Membersihkan kulit secara berlebihan justru merangsang produksi kelenjar minyak. Hindari memencet jerawat karena jari tangan belum tentu steril/bebas bakteri. Bahkan, peradangan bisa semakin bertambah akibat tekanan jari tangan.

    Tips dari Vaseline

    Lakukan perawatan kulit setelah melahirkan dengan pelembap Vaseline Intensive Care Advanced Strength . Lotion ini telah terbukti secara klinis dapat memperbaiki kulit kering dalam lima hari. Dengan kandungan pelembap kulit lebih banyak untuk memperbaiki kulit kering, lotion ini cepat meresap tanpa rasa lengket. Lotion ini melembapkan dengan cepat untuk membantu perbaikan kulit kering dari dalam. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi sesuai karakteristik kulit dan kondisi setelah melahirkan, terutama bila menyusui.

     

    Ditulis oleh:
    dr Meliawati SpKK
    Anggota Redaksi Medis

     

    Cari tahu lebih banyak tentang tips dan fakta kulit sehat di halaman Kesehatan Kulit. >